Agam, LapartaNews-Pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa bulan terakhir tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan saja, tapi juga berimplikasi terhadap ketahanan pangan keluarga. Sebagai solusi, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga di masa pandemi.
“Program Pekarangan Pangan Lestari ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan dengan menanam aneka tanaman untuk memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Ermanto, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (16/7).
Menurut Ermanto, kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, pemanfaatan lahan pekarangan, benar- benar dirasakan hasilnya.
“Hasilnya bisa untuk menjaga kebutuhan dan ketahanan pangan keluarga. Masyarakat bisa memetik hasil tanaman pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Dijelaskan lebih lanjut, P2L dikembangkan dengan tujuan meningkatkan ketersediaan, akses dan pemanfaatan bahan pangan bagi keluarga.
Pihaknya menilai, melalui P2L bisa dihasilkan pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman, sekaligus bisa meningkatan pendapatan keluarga.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, tukas Ermanto, P2L dilaksanakan melalui pemberdayaan kelompok masyarakat, seperti kegiatan budidaya berbagai jenis tanaman dengan memanfaatkan pekarangan di sekitar rumah.
Ermanto memaparkan bahwa pelaksanaan P2L atau sebelumnya Kawasan Rumah Pekarangan Lestari (KRPL) tahun ini menyasar sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) di empat kecamatan.
Disebutkan empat nagari tersebut antara lain nagari di Kecamatan Ampek Nagari, Tilatang Kamang, Canduang, dan Sungai Puar.
“Pada dasarnya Pekarangan Pangan Lestari hampir sama dengan Agam Menyemai, yaitu mengembangkan tanam pekarangan, yang bisa menghasilkan bagi keluarga,” tutupnya. (AL) 

Posting Komentar