Bengkulu, LapartaNews - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Assisten III Kota Bengkulu M Husni sambut langsung peserta Orientasi Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih di Kantor Walikota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Senin (23/11).

Audiensi bersama Pemkot Bengkulu yang dihadiri Assiten III Kota Prabumulih M Rasyid, Dinas Komunikasi dan Informasi yang diwakili Sekdin Joni Aswadi SPd.

Dalam sambutannya M Husni Assiten III Kota Bengkulu memaparkan sejumlah program terbaik yang saat ini menjadi program terbaik di kota tersebut, salah satunya inovatif dengan program 1001 janda yang bulan lalu mendapatkan penghargaan dengan tema “Bangkit dari Pandemi” yang digelar secara virtual Agustus lalu.

Dirinya menyampaikan ada banyak janda tua dan muda di Kota Bengkulu yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.

“Untuk janda-janda yang ada di Kota Bengkulu kami memberikan pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan ekonomi, untuk menafkahi tidak perlu menikahi” jelasnya.

Sementara itu, Plt Walikota Bengkulu Dedi Wahyudi yang juga merupakan mantan Wartawan itu mengaku sangat mengedepankan kerjasama antar media masa dalam melakukan program.

“Wartawan itu profesi yang sangat mulia, hal tersebut dilihat dari cara wartawan yang mampu berkomunikasi dengan baik, hal itu merupakan investasi untuk masa depan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua PWI Kota Bengkulu Zaki Antoni diwakili Syah Bandar. Dirinya menyoroti saat ini di Kota Bengkulu masih banyak wartawan yang tidak mengedepankan kode etik jurnalistik dan terkesan menyudutkan narasumber.

“Di Bengkulu ini wartawan terdaftar ada 500an sedangkan yang mengaku-ngaku wartawan ada 700an lebih," ungkapnya. 

Mulwadi, Ketua PWI Kota Prabumulih dalam pertemuan di gedung Pemerintah Kota Bengkulu juga menjelaskan Orientasi PWI sekaligus Studi Tour merupakan kegiatan rutin tahunan itu diharapakan dapat menambah profesionalitas wartawan dan wawasan di kota Prabumulih. (**)

Posting Komentar