PALI, LapartaNews - Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) dari IPO INSTITUTE  pada hari Rabu, 09/12/2020, pukul 17.00 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pasangan calon (Paslon) nomor dua, Heri Amalindo - Sumarjono (HERO) menang dengan selisih tipis atas pslon nomor satu, Devi Harianto-Darmadi Suhaimi (DHDS).

Paslon Hero memperoleh 51.75 % suara sedangan Paslon DHDS memperoleh 48.25% suara.

Direktur IPO INSTITUTE Ahmad Muhaimin melalui koordinator Quick Count Kabupaten Pali, Riski  menjabarkan bahwa Quick Count berdasarkan sampling TPS sebanyak 100 dari 408 TPS. Adapun tingkat kepercayaan atau Confident Level-nya adalah 99%, sedangkan margin of errornya 0.7%. dengan selisih lebih 3 persen, maka bisa dipastikan pemenangnya adalah Paslon HERO.

Menanggapi hasil kemenangan versi IPO INSTITUTE ini, Heri Amalindo dalam kesempatan  menyampaikan kata sambutan di hadapan simpatisan, masa pendukung, serta awak media, di Villa kediamannya di Kabupaten Pali, mengatakan bahwa ini adalah kemenangan bersama yang harus disyukuri.

"Pertama-tama saya menyampaikan rasa syukur kepada Allah, walaupun hanya menang tipis. Kemenangan ini belum final, kita masih harus menunggu hasil penghitungan KPUD. Saya mengharapkan kita semua tetap tenang, tidak usah bikin kegaduhan, dan terus kita kawal sampai hasil Pilkada ini diumumkan oleh KPUD," ujarnya.

"Isteri saya tadinya gelisah sebelum mengetahui hasil hitung cepat ini, tetapi saya mengatakan, tidak perlu gelisah karena saya sudah berbuat (mengabdi),   kecuali saya belum berbuat apa-apa untuk PALI. Jabatan itu amanah, kalau Tuhan menghendaki saya masih memimpin PALI, pasti saya akan terpilih sebagai Bupati, kalau tidak terpilih ya saya kembali berkebun," lanjutnya.

Menambahkan apa yang disampaikan oleh Heri Amalindo, pasangannya Calon Wakil Bupati Pali, Soemarjono mengatakan bahwa, metode Quick Count atau hitung cepat adalah ilmiah, dapat dipercaya.

"Hitung Cepat yang dilakukan oleh IPO INSTITUTE dengan tingkat kepercayaan 99 persen, dan margin of error 0.7% serta selisih suara lebih dua persen bisa dipastikan kita yang menang. Sebenarnya saya kurang suka menggunakan kata menang atau kalah, saya lebih suka mengatakan bahwa suara Paslon nomor dua lebih banyak daripada suara Paslon nomor satu. Namun demikian kita harus punya prinsip, MENANG TANPA MENGALAHKAN ATAU MERENDAHKAN LAWAN," paparnya.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan-rekan, baik kepada Partai-partai Politik pendukung, juga kepada masyarakat PALI atas bantuan dan kerja sama dan kerja kerasnya selama ini sehingga membuahkan hasil sesuai dengan yang kita harapkan," pungkasnya. (Agus)

Posting Komentar