Tanjung Enim,LapartaNews-Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang di pisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar besarnya kesejahteraan masyarakat desa.

Dari itulah BUMDES yang berkembang dan aktif sangat diperlukan di suatu desa, guna mewujudkan hal itulah Pemerintah Desa Tegal Rejo melaksanakan perombakan dan pembentukan kepengurusan baru BUMDES Tegal Rejo Periode 2021-2026 bertempat di Balai Adat Guno Mulyo Kantor Kepala Desa,Rabu (03/03/2021).

Acara yang dihadiri oleh Kepala Desa Tegal Rejo Teguh Priyono Sekretaris Desa Inka Ketua BPD H.Maryanto dan anggota,Babinsa Serma Decky Iskandar Babinkamtibmas Bripka Fajri Arianto Kepala Dusun Ketua RT serta para toko masyarakat.

Dari hasil musyawarah maka terpilih  kepengurusan inti yang baru. Sebagai Direktur Bumdes Andy Handoko Sekretaris Satimin Bendahara Erni Endriyani.

Dalam kata sambutan nya Kepala Desa Tegal Rejo Teguh Priyono meminta agar kinerja pengurus yang baru ini nantinya  benar-benar lebih maksimal dan amanah.

"Saya meminta dan berharap pengurus yang baru ini bisa membawa Desa Tegal Rejo lebih maju lagi dalam arti bisa menambah pendapatan asli desa dengan segala bidang atau jenis usaha yang di geluti," harapnya

Harapan juga disampaikan oleh Ketua BPD H Maryanto, ia berharap Bumdes ini akan membawa masyarakat lebih baik lagi sesuai amanah yang dipercayakan oleh masyarakat.

"Semoga Bumdes ini akan berkembang maju apalagi dipimpin oleh yang masih muda karena potensi pemasukan untuk menambah PAD sudah ada didepan mata, tinggal pelaksanaan kepengurusan dijalankan sesuai amanah. Mudah-mudahan pengurus yang baru ini menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan amanah sesuai AD dan ART serta Perdes yang ada," ungkapnya.

Ditempat yang sama Andy Handoko sebagai Direktur terpilih mengatakan, untuk menambah pendapatan aset desa dan memperbaiki tarap hidup masyarakat dirinya bersama pengurus yang lain akan memberlakukan program jangka pendek terlebih dahulu.

"Untuk program jangka pendek kami akan mengaktifkan kembali keterampilan menjahit dan akan mengaktifkan Bank Sampah dan juga nanti akan kita rangkul Karang Taruna untuk mencoba menciptakan lapangan usaha baru dan akan kita berdayakan masyarakat juga para pemuda yang belum ada pekerjaan tetap sehingga bisa mengurangi angka pengangguran di desa kita,dan selanjut nya akan kita susun rembuk untuk program jangka panjang," pungkasnya (Ya2N)

Posting Komentar