Sekayu, LapartaNews - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dipimpin Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP, hingga kini selalu menekankan kepada setiap Kepala Perangkat Daerah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Muba.

Atas instruksi Bupati Muba tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba melakukan sosialisasi pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) secara virtual. Kegiatan ini dilaksanakan Rabu (17/3/2021) di Virtual Room Dinkominfo Muba.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh OPD terkait, seluruh camat Muba dan menghadirkan dua narasumber yaitu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan Amrullah SSTP MSi dan Ketua Forum KIM Kabupaten OKU, Ketua Bidang Humas Forum KIM Provinsi Sumatera Selatan Hendra A Setyawan SI Kom MI Kom.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muba Herryandi Sinulingga AP melalui Sekretaris Dinkominfo Hj Nurzahrawati SPd MT menyampaikan, lewat sosialisasi  diharapan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Muba dapat segera terealisasi.

KIM merupakan lembaga yang akan memberdayakan masyarakat, tidak hanya sebagai penyampaian informasi dan penerima informasi antara pemerintah dan masyarakat, tapi KIM ini juga sebagai lembaga yang akan memberdayakan masyarakat dari berbagai aspek yang meliputi Pariwisata, Budaya, Sosial, dan Ekonomi.

"Dengan terbentuknya KIM  diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera," ungkapnya.

Lanjutnya, peran KIM sangat kuat dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dengan pemerintah, sehingga dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi informasi dan mengatasi kesenjangan informasi.

"KIM harus dijalankan dengan maksud mewujudkan masyarakat yang aktif dan peka akan informasi, serta menciptakan jaringan informasi media komunikasi dua arah dengan menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya, agar bisa saling memberdayakan salah satunya dalam mengumpulkan, mengelola dan menyebarkan informasi. Agar ini dapat berjalan sesuai maka, sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak terutama dukungan dari masyarakat itu sendiri," bebernya.

Sementara, Amrullah SSTP MSi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan dalam paparannya menyampaikan, berdasarkan Permenkominfo No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang  Komunikasi dan Informatika, bahwa Dinas melaksanakan  kemitraan dengan pemangku kepentingan, salah satunya  adalah Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 16 ayat (2) huruf a.

"Landasan hukum untuk pembentukan KIM sudah tertuang dalam Inpres no 9 tahun 2015 dan Permenkominfo No 8 tahun 2019. Dengan adanya landasan hukum ini, jika di suatu daerah sudah terbentuk KIM maka harus disertakan dengan SK Bupati," ujarnya.

Untuk itu KIM sebagai simpul komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, berperan penting menyampaikan informasi dari pemerintah ke masyarakat dan  sebaliknya. KIM juga memiliki peran penting sebagai agen penangkal hoaks dan isu negatif lainnya yang berpotensi beredar di masyarakat. Pemberdayaan KIM menjadi solusi alternatif guna menyadarkan arti penting berkelompok, bertukar informasi.

"Semoga KIM di Kabupaten Muba segera dapat terbentuk dengan baik. Dan kami mengapresiasi sekali kegiatan ini," ungkap Amrullah. (AgS)

Posting Komentar